Leck Murman

WA: 081225243227 .Terlahir sebagai generasi akhir 60-an, PakLeck menghabiskan masa kecil di sebuah desa kecil di Kota Wali, tepatnya di Desa Sidokumpul, Kecamat...

Selengkapnya
Syarat Menjadi Trainer Menulis Buku

Syarat Menjadi Trainer Menulis Buku

- Saya ikut pelatihan menulis buku sudah pasti melihat dulu siapa trainernya. Kalau dia belum pernah menulis, saya nggak akan ikut.

- Baru nulis satu buku sudah berani ngasih pelatihan menulis buku, alamaaaak.

- Belum pernah menulis buku di penerbit mayor, bagaimana memberi materi menembus penerbitan mayor. Pasti jauh panggang dari api.

- Menerbitkan buku indie itu mudah banget. Yang penting itu bagaimana bisa menulis buku dan menembus penerbit mayor.

- Ngakunya penulis best-seller, padahal tidak ada yang mengenal karya-karyanya. Mungkin hanya segelintir saja.

Berbagai ungkapan yang saya baca pagi ini di sebuah timeline di fesbuk. Seakan kompak menyuarakan kegalauan, kegelisahan, dan kegamangan para guru untuk mengikuti pelatihan menulis. Alasan dan argumentasi disampaikan untuk mendukung keyakinannya. Secara umum mereka mempertanyakan eksistensi trainer pelatihan menulis yang semakin menjamur akhir-akhir ini.

Menjadi trainer dalam pelatihan menulis sebetulnya tidak sulit. Tidak perlu harus menjadi penulis andalan agar bisa menjalankan tugasnya. Tidak perlu juga harus menjadi penulis best-seller untuk berdiri di depan kelas pelatihan menulis. Syarat menjadi trainer kelas menulis tidak sesulit dan serumit yang dibayangkan.

Kalau ada orang bilang mana mungkin bisa melatih menulis kalau baru punya satu atau dua buku tidak perlu ditanggapi secara serius. Kalau mereka bilang mana mungkin berbicara tentang menembus penerbit mayor kalau pengalamannya hanya di seputar penerbitan indie, anggap saja itu sebagai autokritik.

Pelatihan menulis buku untuk para guru dilaksanakan atas asumsi bahwa sebenarnya guru itu pada dasarnya sudah mempunyai kompetensi menulis, termasuk menulis buku. Kemampuan menulis sudah dibuktikannya ketika menulis makalah atau skripsi ketika masih kuliah. Bahkan banyak di antaranya yang sudah sukses menulis tesis atau disertasi. Jadi, salah besar kalau kita mengatakan guru tidak bisa menulis.

Bagaimana dengan kemampuan guru dalam menulis buku? Sama seperti menulis skripsi atau tesis, guru sangat mumpuni dalam menulis buku. Banyak gagasan dan ide yang bisa mereka kembangkan agar bisa menjadi sebuah buku. Guru merupakan manusia pembelajar yang ditakdirkan menguasai kompetensi menulis luar biasa.

Tugas trainer dalam pelatihan menulis buku hanyalah memfasilitasi para guru agar mempunyai keberanian dan motivasi. Sekaligus trainer memberitahu cara mengungkapkan ide dan gagasan untuk dikembangkan menjadi tulisan. Sederhana saja sebetulnya.

Mengajak guru menulis buku itu sangat berbeda dengan memberi materi kuliah kepada para mahasiswa dan calon guru. Mereka harus menguasai teori dan berbagai aturan yang nantinya digunakan untuk mengembangkan tulisan entah berbentuk puisi, cerpen, esai, dan lain-lain. Mereka harus belajar banyak teori sekaligus praktik. Untuk itu, dosen sebagai pemberi materi harus mempunyai pengalaman yang banyak dan mumpuni untuk ditularkan.

Lain hanya dengan melatih para guru. Mereka hanya perlu motivasi untuk membangkitkan potensi yang sebenarnya sudah dimiliki. Tidak perlu banyak teori karena yang seperti itu sudah sangat dikuasai. Yang perlu dilatih hanyalah keberanian diri untuk memulai dan membangkitkan motivasi agar percaya diri untuk mengungkapkan berbagai inspirasi.

Kemampuan teori tentu saja diperlukan. Tulisan yang baik akan memberi manfaat bagi banyak orang apabila ditulis secara runtut, baik, dan benar. Untuk hal ini, trainer bisa belajar dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan berbagai buku petunjuk penulisan lainnya. Hal itu pula yang bisa disampaikan kepada para guru yang ingin menulis.

Mari jadikan diri kita sebagai trainer kepenulisan bagi diri kita sendiri dan lingkungan kita. Tidak banyak persyaratan yang harus dipunyai. Memotivasi dan meyakinkan bahwa semua orang punya potensi. Yang penting guru perlu diberi tahu bahwa syarat menulis itu adalah 3M: menulis, menulis, dan menulis.

Siang 21 Ramadan 1440 H
26 Mei 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Ok, modal dasar. Buka lapak nulis. Yes Pak.

26 May
Balas

Setuju sekali, Leck. Mantap!

26 May
Balas

Siap Bapak. Jadi semakin termotivasi. Semoga Bapak sehat dan sukses selalu

14 Jul
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali